Rabu, 27 Februari 2013

EPILOG

~ Dhee‘s and Gale‘s Family

Kehidupanku saat ini benar-benar sangat sempurna. Ada Gale di sampingku dan Angel yang semakin tumbuh besar. Serta kehadiran anak kedua kami Andy yang sangat tampan.

Hidupku benar-benar sangat mengaggumkan. Mejadi seorang istri dari suami yang tampan dan menjadi ibu dari anak-anak yang cantik dan tampan pula.

Semua ini tidak pernah aku sangka sebelumnya. Pertemuan dengan Gale benar-benar sudah membuat hidup berubah dan lebih berwarna.

Susah dan senang kami lalui bersama. Berbagai cobaan yang menerpa hubungan kami berhasil kami atasi. Aku sangat bahagia sekali dengan apa yang telah aku miliki saat ini.

“Sayang apakah kau sudah siap??“ Gale muncul di pintu kamar Angel.

“Kami sudah siap, Gale.“

“Daddy, ayo kita pergi.“

“Iya, sayang kita berangkat ke rumah Aunty Lila dan Uncle Zach sekarang.“

Hari itu kami berencana untuk pergi ke rumah Zach dan Lila. Karena kami akan mengadakan pesta barbeque sambil berkumpul.

~ Asya‘s and Mark‘s Family

Natasya Feehily, itulah namaku saat ini. Jika mengingat awal pertemuanku dengan Mark Feehily, seorang seniman hebat berdarah Irlandia yang tampan.

Pertemuan yang tidak di sangka-sangka di sebuah toko buku yang berada di salah satu kawasan perbelanjaan di kota New York ini.

Dan sekarang inilah kami. Menjadi sepasang suami istri. Kami memiliki keluarga kecil yang sangat bahagia. Apalagi ketika Tyler lahir kedunia ini, kebahagiaan kami berdua semakin lengkap.

Setengah jam sebelum berangkat ke rumah Lila danZach aku ingin menyampaikan sesuatu terlebih dahulu kepada Mark. Karena aku yakin sekali Mark pasti akan sangat bahagia sekali mendengarnya.

Aku menghampiri Mark yang sedang bermain dengan Tyler di Ruang tamu.

“Sayang, ada yang ingin aku sampaikan kepadamu.“ ucapku gugup.

Mark menatapku sambil menyipitkan matanya, “Ada apa sayang, sepertinya ada hal penting yang ingin kau sampaikan.“

“Ada hal yang sangat penting untuk kau ketahui.“

“Apa itu, sayang? Cepatlah katakan kepadaku.“

“Ummm... Aku hamil, Mark.“ ucapku pelan.

“Apa? Kau... Kau hamil, sayang?“ Mark seakan tak percaya mendengar ucapanku.

“Iya Mark, aku hamil. Kehamilanku baru.berusia empat minggu, Mark.“

“Sayang...“ Mark memeluk tubuhku dan mencium keningku penuh dengan kasih sayang. “Terima kasih, sayang. Aku sangat mencintaimu, sangat sangat cinta.“

“Aku juga sangat mencintaimu, Mark.“ aku memeluknya dengan erat.

“Ayo kita berangkat sekarang.“

Lalu kami sekeluarga pun berangkat dan menuju ke rumah Lila dan Zach yang berada di daerah pinggiran kota New York.

~ Lila‘s and Zach‘s Family

Saat ini aku sedang menikmati kehidupanku yang baru bersama Zach. Sebelumnya tak pernah terpikirkan bahwa aku akan kembali bersama Zach.

Pernikahanku dan Kyle tidak bertahan lama. Karena pada akhirnya kami memutuskan untuk berpisah setelah satu bulan Junior lahir ke dunia ini.

Jangan tanya bagaimana terpuruknya aku saat itu. Dunia yang kupijak seakan runtuh di depan mataku. Aku kehilangan arah hidupku. Namun Junior menyadarkanku bahwa aku harus menjadi kuat dan bangkit dari keterpurukan itu.

Zach masuk ketika aku sedang hancur, di saat aku membutuhkan seseorang untuk jadi penopang hidupku selain kedua sahabat tercintaku. Itulah yang Zach lakukan tanpa harus kupintai.

Dan sekarang Zach resmi menjadi suamiku. Zach sangat mencintai Junior, sama seperti waktu Zach mengira Junior.adalah darah dagingnya. Sampai akhirnya aku melahirkan putri kembar yang sangat cantik. Hasil dari pernikahanku dengan Zach.

Hari itu kami sedang sibuk di halaman belakang rumah. Karena bulan ini giliran di rumah kami acara berbeque di gelar. Ini memang sudah menjadi agenda rutin kami tiap tahun.

Kadang kami mengedakannya di rumah Dhee, Asya atau di rumahku. Yang penting kami tetap bisa berkumpul, dan tali persaudaraan kami tetap kuat.

“Zach, sebaiknya kau menyiapkan alat pembakaran saja. Biarkan aku yang menyiapkan makanan dan minumannya.“

“Baiklah lah, sayang. Akan segera aku lakukan.“

Sementara kami tengah sibuk, Junior dan Si Kembar sedang asyik bermain di temani oleh para baby sitter.

Tak lama kemudian Gale, Dhee, Asya dan Mark beserta anak-anak mereka tiba di rumah kami.

Dan keadaan rumah langsung menjadi sangat ramai sekali. Junior dan Angel terlihat senang namun tetap malu-malu ketika saling bertemu.

Lalu acarapun segera kami mulai. Suasana hari ini benar-benar sangat santai dan hangat sekali. Obrolan kami  di selingi oleh canda tawa. Semua orang terlihat bahagia. Dan semoga semua ini tidak akan pernah berubah hingga anak-anak kami dewasa nanti.

~~ SELESAI ~~

2 komentar:

  1. huuaaahhh…selesai ya :'(

    Akhirnya Lila, Dhee dan Asya menemukan kebahagiaan sejati bersama suami dan anak2 mrka ツ

    Whooaa…so sweet, happy ending.

    :******

    BalasHapus
  2. huaaahh tamat ya T.T

    berakhir dengan bahagia itu.
    Efron's family
    Harold's family
    Feehily's family.
    Sedih dan senang kita lewati bersama #pelukciumsatu2.

    Love you all..

    Thanks for amazing story my sisters.
    Keep writing :*****

    BalasHapus