Kamis, 03 Januari 2013

Chapter 36


Chapter 36

                “Sudah Sya, mereka bertiga sedang marah-marah karena  di kunci di dalam gudang. Kalian berdua pasti akan tertawa jika melihat wajah mereka yang kesal.”
                “Rencana pertama kita berjalan lancer, sekarang kita tinggal menjalankan langkah kedua.”
                “Kau benar La, ayo kita mengganti pakaian kita dengan memakai bikini.”
                “Dhee, bagaimana kalau setelah memakai bikininya kita memakai pakaian kita lagi.”
                “Kenapa La?”
                “Begini Sya, nanti kita keluar lalu setelah berada di sana kita mulai melepaskan pakaian kita satu persatu secara perlahan-lahan. Pasti mereka bertiga akan berteriak histeris jika melihat kita seperti itu.”
                “Ide yang sangat bagus sekali Lila, sepertinya kau semakin pandai menggoda, ya.”
                “Karena aku sangat senang sekali menggoda Kyle, Dhee. Hahaha…”
                “Ayo kita ganti sekarang, jangan buang-buang waktu lagi.”

                Kami bertiga segera masuk kedalam kamar mandi yang letaknya tidak terlalu jauh dari situ.Kami segera memakai bikini milik kami masing-masing dan setelah itu kami memakai pakaian kami lagi.Setelah selesai kami pergi ke halaman belakang sambil memegang gelas berisi wine, jus untuk Lila.Bisa-bisa Kyle membunuhku jika aku membiarkan Lila meminum wine.

***

                Entah apa yang sedang di rencanakan oleh Dhea, Asya dan Lila saat ini, karena mereka bertiga mengurung kami di dalam gudang penyimpanan anggur seperti ini.

                “Sebenarnya apa yang sedang mereka bertiga rencanakan dan akan mereka lakukan?”
                “Aku tidak tahu, Kyle.Dhea tidak menceritakan apa-apa padaku.”
                “Begitupun dengan Asya, biasanya dia selalu bercerita padaku.Tapi beberapa hari ini dia memang terlihat agak aneh.”
                “Lihat, mereka bertiga muncul dan duduk di kursi.” Seru Kyle.

                Kami bertiga langsung memperhatikan para gadis kami bertiga.Mereka tidak melakukan hal-hal yang mencurigakan tapi mengapa mereka malah mengunci kami bertiga disini?

                “Apa… Apa yang akan mereka bertiga lakukan?” pekik Kyle, karena Lila terlihat sedang membuka kancing kemeja yang di pakainya, begitu juga dengan Dhea dan Asya.
                “Ladies… What are you doing?” teriak kami bertiga.
                “Kyle, Mark… Tutup mata kalian jangan melihat tubuh calon istriku.”Ucap Gale sambil menutupi mata Kyle dan Mark dengan tangannya.
                “Kau juga, jangan melihat istriku yang sedang membuka pakaiannya.”
                “Kalian berdua juga jangan melihat tunanganku.”

                Keadaan di dalam gudang menjadi ricuh, karena para gadis kami sedang melucuti pakaian mereka dengan sangat seksi dan menggoda sekali.Membuat kami yang sedang terkurung di dalam gudang ini semakin menggila.

                “Ya Tuhan, mereka memakai bikini yang sangat seksi sekali.”
                “Gale, ayo kita dobrak pintu ini.Aku ingin segera keluar dan bergabung dengan istriku.”
                “Bukan kau saja, Kyle.Kami berdua juga ingin segera keluar dari sini.”
                “Gale apakah tidak ada sebuah pintu rahasia disini?”
                “Kau mengingatkanku sesuatu Mark.Ada sebuah pintu lagi disini, semoga saja Dhea tidak mengetahuinya.Ayo ikuti aku.”

                Kami bertiga berjalan ke pojok ruangan, ternyata di sana ada sebuah pintu yang berwarna sama dengan cat tembok di dalam gudang. Gale langsung membukanya dan ternyata pintu itu tidak terkunci, kami bertiga langsung keluar dari dalam gudang sambil mengendap-endap agar para gadis kami tidak mengetahui jika kami sudah berhasil lolos.

***

                “Kenapa sekarang mereka tidak terdengar bersuara lagi, ya?”
                “Sepertinya mereka sudah menyerah, paling mereka sedang mengobrol sambil makan-makan didalam Sya.”
                “Kita keterlaluan tidak?”
                “Menurutku tidak begitu, La. Lagipula tidak setiap hari kita mengerjai mereka seperti ini.”
               
                Ketika kai sedang asyik mengobrol tiba-tiba ada yang menyergap kami di belakang.Tentu saja kami berteriak secara spontan karena terkejut.
                               
                “Ba-bagaimana kalian bias keluar dari dalam sana?”
                “Jangan bermain-main dengan kami, Angel.”Gale menggendongku.
                “Mark, kau mau apa menggendongkun juga?”
                “Menghukummu, sayang?”
                “Apakah kau juga akan menghukumku, Kyle?”
                “Tidak, sayang.Aku tidak akan menghukummu, tapi aku mohon pakailah jubbah ini.”

                Dan dalam hitungan ketiga Gale dan Mark langsung menceburkan aku dan Asya kedalam kolam.Lalu mereka berdua langsung melepas pakaian mereka hingga boxer saja yang tersisa.Sedangkan Lila dan Kyle tertawa melihat kami berempat di dalam kolam.          

                “Kyle, mengapa kau tidak menghukum Lila?”
                “Tidak Dhee, Lila sedang mengandung jadi anakku mana mungkin aku melempar istriku ke dalam kolam. Lagipula Lila akan mendapatkan hukumannya nanti malam.”
                “Apa maksud ucapanmu, Kyle?”
                “Kau akan tahu nanti malam, sayang.”

                Setelah puas bermain air akhirnya kami memutuskan untuk naik, mandi dan berpakaian.Lalu kami segera memulai acara barbeque kami. Acara berlangsung sampai malam, karena besok kami semua akan berangkat ke Italia jadi kami memutuskan untuk tidur lebih awal. Saat di kamar Gale bermaksud untuk “menghukum”ku tapi sebelum dia menjalankan rencananya aku duluan yang sudah mengehukumnya.

                “Tidak Gale, aku sedang tidak ingin bercinta denganmu mala mini.”
                “Mengapa kau tidak mau, Angel?”
                “Aku sangat lelah sekali Gale.Lagipula aku tak ingin bercinta lagi denganmu sampai kita resmi menikah.”
                “Kau ingin menyiksaku Angel?”
                “Tidak Gale, bukan seperti itu.”
                “Lalu apa, Angel?”
                “Aku sedang tidak ingin saja.Sudahlah, aku mau tidur, besok kita harus bangun pagi-pagi sekali.Aku tidak ingin terlambat Gale.”Aku menarik selimut, “Selamat malam, saying.”Aku memunggunginya.

                Aku mendengarnya menarik nafas dengan berat sekali, sepertinya ia sangat kecewa sekali. Maafkan aku Gale, aku harap kau bisa bertahan sampai kita resmi menikah nanti.Aku yakin kau bisa menahannya sampai hari itu tiba.Lalu aku memejamkan mataku dan terlelap.

                Keesokan harinya kami semua sudah bangun dan sudah sarapan.Saat ini kami berenam sedang dalam perjalanan menuju ke bandara. Kami akan berangkat ke Italia menggunakan jet pribadi milik Gale, sedangkan Mama dan Papa serta kedua orangtuanya Gale sudah berada di Florance sejak kemarin.

                Dan ketika sudah berada di dalam pesawat kami langsung duduk di kursi masing-masing.

                “Sepertinya kita honeymoon lagi, saying.”
                “Berisik, Kyle. Aku mau tidur.”
                “Ini kali kedua kalian mengunjungi Italia, bukan?”
                “Ya, ini kali kedua aku dan Lila dating berkunjung ke Italia. Gale dan Dhea memberikan kado pernikahan liburan di Venice selama satu minggu untuk kami berdua.”
                “Sepertinya yang tersisa di apartemen hanya aku seorang.”
                “Aku akan selalu mengunjungimu di apartemen, Sya.”
                “Iya Dhee, aku tahu bahwa kau dan Lila pasti akan selalu mengunjungiku di apartemen, tapi tetap saja…”
                “Aku akan menemanimu, sayang.Jangan jangan kau tidak menganggapku ada.”
                “Tidak, maksudku bukan seperti itu Mark.”
                “Kalau begitu kau tinggal bersamaku di rumah pantai, kalau kau mau di apartemen juga tidak apa-apa.Yang jelas aku akan selalu ada di sampingmu.”

2 komentar:

  1. hebohh tu cowok-cowok gara-gara bikini :D

    yang beruntung Lila tuh gak diceburin.
    Dhee gak dihukum. Asya tuh dihukum yaa. ckckckk

    Ke Florence??
    Kyle berasa honeymoon lagi ya :D

    kata-kata Mark tu so sweet "Yang jelas aku akan selalu ada di sampingmu.” #peluk Mark kenceng2 :*

    Next Chapter ya kakak. gak sabar mau ke Weddingnya Gale sm Dhee.
    :* :*

    BalasHapus
  2. akhirnya bikini benar2 bikin heboh wkwkwk...

    Whoaaa...Dhee kurang teliti, tnyata ada pintu rahasia di gdg...ckckck

    gara2 ide gila Dhee, kasian Lila sama Asya jd dihukum sm Kyle n Mark :Dv
    Cuma Dhee yg sukses ngehukum Gale
    hehehe

    Ga sbr nunggu next chapter sist :*

    sukses!!

    BalasHapus